Selasa, 06 Desember 2016

CHAPECOENSE BAKAL DAPAT PINJAMAN PEMAIN GRATIS

Sepak bola dunia - Kecelakaan pesawat yang menimpa Chapecoense mengundang reaksi dari klub-klub Brasil lain. Mereka siap meminjamkan pemain mereka ke klub tersebut.

Chapecoense kehilangan sebagian besar pemain mereka yang ikut dalam penerbangan ke Bandara Internasional Medellin, Selasa (29/11/2016) siang WIB.

Dari 22 pemain yang ada di pesawat itu, hanya tiga orang yang selamat. Mereka juga kehilangan pelatih dan sebagian besar staf.


Melalui pernyataan di situs klub Corinthians, para rival Chapecoense di Liga Brasil pun siap membantu klub tersebut membangun kembali tim setelah musibah yang menimpa mereka.

"Di saat berduka seperti ini, kami, para presiden klub Brasil menyampaikan rasa simpati dan solidaritas terhadap Chapecoense Football Association dan para penggemar, terutama untuk keluarga dan teman para atlet, staf teknis, serta ofisial yang mengalami tragedi ini," demikian bunyi pernyataan resmi yang tercantum di situs resmi Corinthians.

"Menyadari efek dari kecelakaan yang menimpa Chapecoense, kami sadar bahwa ini adalah momen yang tepat untuk bersatu memberi dukungan terhadap Chapecoense."

Klub-klub Liga Brasil akan menyediakan bantuan berupa; (i) pinjaman gratis pemain untuk musim 2017-2018, dan; (ii) permintaan resmi kepada Federasi Sepak Bola Brasil untuk tidak mendegradasi Chapecoense selama tigamusim ke depan.

Jika Chapecoense menyelesaikan kompetisi di posisi empat terbawah, klub yang berada di posisi ke-16 yang akan terdegradasi.

Ini adalah bentuk solidaritas yang bisa kami lakukan secara tulus untuk membantu membangun kembali Chapecoense."

Pesawat bernomor penerbangan LMI2933 yang mengangkut awak Chapecoense mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju Medellin, Kolombia, Selasa (29/11/2016) siang WIB.
Mereka lepas landas dari Bolivia untuk melakoni laga final pertama Copa Sudamericana lawan Atletico Nacional pada Rabu (30/11/2016).

Pesawat carteran yang dioperasikan oleh LAMIA Bolivia British Aerospace RJ85 itu mengangkut 81 orang.

Sebanyak 9 di antaranya adalah kru pesawat dan 72 penumpang, yang terdiri atas pemain Chapecoense, staf pelatih, serta para 

(AZS)


LAGA HIDUP - MATI BAGI BEK TIMNAS

Sepak bola dunia - Bek tim nasional Indonesia, Abduh Lestaluhu, menilai laga semifinal kedua Piala AFF 2016 melawan Vietnam menjadi pertandingan hidup dan mati baginya.

Oleh karena itu, Abduh menyatakan akan fokus dan konsentrasi demi memberikan hasil yang terbaik saat melawan Vietnam di Stadion My Dinh padaRabu (7/12/2016) malam.


Indonesia datang ke Vietnam dengan bermodalkan kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama di Stadion Pakansari Cibinong, akhir pekan lalu.

Dengan hasil itu, Boaz Solossa dan kawan-kawan minimal meraih hasil imbang 0-0 untuk menyegel tiket final.

Ditanya soal persiapan pribadi, Abduh menyatakan akan berusaha fokus dan berkonsentrasi untuk mengawal pertahanan tim dari ancaman tim tuan rumah.

"Pertandingan ini merupakan laga terakhir bagi kami untuk lolos ke final. Pertandingan ini juga menjadi laga hidup dan mati bagi saya," ujar bek PS TNI tersebut.

Abduh juga menyatakan siap menjadi algojo penalti bila laga nanti ditentukan melalui adu tos-tosan.
"Saya siap adu penalti karena saya sudah terbiasa mengambil penalti di klub," ujarnya.

Abduh kemungkinan besar kembali jadi andalan sebagai bek kiri. Dia akan menjaga pertahanan bersama Beny Wahyudi, Hansamu Yama, dan Fachruddin.

(AZS)


TIMNAS BRAZIL AKAN GALANG DANA UNTUK CHAPECOENSE

Sepak bola dunia - Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Walter Feldman, menyatakan pihaknya sedang mengupayakan laga persahabatan antara tim nasional Brasil dan Kolombia demi penggalangan dana untuk Chapecoense.

Chapecoense kehilangan sebagian besar pemain, tim pelatih, dan stafnya akibat tragedi kecelakaan pesawat jatuh di Kolombia.

Awalnya, mereka dijadwalkan untuk melakoni laga final pertama Copa Sudamericana 2016 kontra Atletico Nacional, di Stadion Atanasio Girardot, Medellin. Namun, dalam perjalanan, pesawat mereka mengalami kecelakaan. 


CBF pun berinisiatif untuk menggalang dana dengan menggelar partai persahabatan antara Brasil dan Kolombia. Rencananya, laga akan digelar di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, 22 Januari 2017

Nantinya, hasil dana dari penyelengaraan laga tersebut akan diserahkan kepada keluarga para pemain dan staf tim yang meninggal dunia.

"Kami telah menghubungi pihak FIFA dan Conmebol. Mungkin kami bisa memainkan laga itu pada tanggal 22, satu pekan sebelum musim baru (kompetisi di Brasil)," ujar Feldman kepada SporTV, Senin (5/12/2016).

Sebelumnya, Chapecoense telah dinyatakan sebagai juara Copa Sudamericana 2016. Kepastian itu diumumkan oleh Conmebol.

Keputusan menjadikan Chapecoense sebagai juara Copa Sudamericana 2016 tak terlepas dari usulan Atletico Nacional.

Sebagai gantinya, Atletico Nacional pun mendapatkan penghargaan sebagai tim yang menerapkan fair play.

Klub-klub saingan Chapecoense di Liga Brasil pun sudah menjanjikan akan meminjamkan pemain mereka secara gratis kepada klub tersebut untuk musim kompetisi mendatang.
Selain itu, seluruh anggota Liga Brasil sepakat bahwa Chapecoense akan dibebaskan dari degradasi selama tiga musim.


(AZS)

HATTRICK LUCAS PEREZ ANTARKAN ARSENAL JADI JUARA GRUP

Sepak bola dunia - Lucas Perez mencetak tiga gol saat Arsenalmenang 4-0 atas FC Basel pada partai fase grup Liga Champions di St. Jacob-Park, Selasa (6/12/2016). Satu gol lainnya dicetak oleh Alex Iwobi.

Berkat kemenangan ini, Arsenal menutup perjalanan di Grup A sebagai pemuncak grup. Mereka mengoleksi 14 poin dari enam laga atau unggul dua angka atas Paris Saint-Germain (PSG).

Pada partai terakhir di Parc des Princes, PSG bermain imbang 2-2 dengan Ludogorets Razgrad. Ludogorets mencetak gol lewat Virgil Misidjan dan Wanderson, sedangkan PSG membalas melalui Edinson Cavani dan Angel diMaria.


Meski berstatus sebagai tim tamu, Arsenal menunjukkan statistik superior. Mereka menguasai 55 persen permainan dan melepaskan tujuh tembakan tepat sasaran dari 12 usaha.
Bandingkan dengan Basel, yang cuma melakukan empat tendangan ke arah gawang dari 15 percobaan.

Arsenal sudah menuai hasil sejak percobaan pertama pada menit ketujuh. Di tiang dekat, Perez menyambut umpan Kieran Gibbs untuk membuka skor.

Hanya butuh sembilan menit untuk Perez mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Lagi-lagi, lesakan ini berawal dari serangan di sisi kiri yang dimotori oleh Gibbs.

Bola yang dikirimkan Gibbs sempat dihalau oleh penjaga gawang Tomas Vaclik. Lalu, bola liar lekas disambar Perez untuk menggetarkan jala Basel.

Arsenal terus menebar ancaman, tetapi belum mampu menambah keunggulan hingga babak pertama berakhir. Skor 2-0 untuk keunggulan mereka terpampang saat jeda laga.

Tim berjulukan The Gunners kembali mengambil inisiatif pada awal babak kedua. Bahkan, dalam delapan menit pertama, pasukan Arsene Wenger meraup dua gol.

Pertama, pada menit ke-47, Perez meneruskan bola sepakan Sanchez untuk mengubah skor menjadi 4-1. Sekaligus, striker asal Spanyol itu mencetak trigol pertamanya untuk Arsenal.

Enam menit setelahnya, Alex Iwobi mengambil giliran untuk mencatatkan nama di papan skor. Dia memanfaatkan umpan akurat dari Mesut Oezil.

Akan tetapi, lini belakang Arsenal lengah pada akhir laga. Dua belas menit sebelum waktu normal berakhir, Basel memangkas jarak melalui Seydou Doumbia, yang mencetak gol setelah bertukar operan dengan Marc Janko.

Lesakan Doumbia menjadi yang terakhir dalam pertandingan ini. Arsenal pun meraih kemenangan keempatnya di fase grup Liga Champions musim ini.

Basel 1-4 Arsenal (S. Doumbia 78' - Lucas 8', 16', 47', A. Iwobi 53')

Basel: 1-Tomas Vaclikl 5-Michael Lang, 17-Marek Suchy, 23-Eder Balanta, 3-Adama Traorel 6-Serey Die, 34-Taulant Xhakal 24-Mohamed Elyounoussi, 10-Matias Emilio Delgado, 11-Renatof Steffenl 21-Mark Janko
Pelatih: Urs Fischer


Arsenal: 13-David Ospina; 5-Gabriel Paulista, 16-Rob Holding, 6-Laurent Koscielny, 3-Kieran Gibbs; 29-Granit Xhaka, 8-Aaron Ramsey; 17-Alex Iwobi, 11-Mesut Oezil, 9-Lucas Perez; 7-Alexis Sanchez
Manajer: Arsene Wenger



(AZS)

ARDA TURAN GEMILANG, BARCA MENANG TELAK

Sepak bola dunia - Arda Turan tampil gemilang saat Barcelona menang telak 4-0 atas Borussia Moenchengladbach pada pertandingan pamungkas Grup C Liga Champions di Stadion Camp Nou, Selasa (6/12/2016) atau Rabu dini hari WIB.

Pemain asal Turki itu mencetak tiga dari empat gol kemenangan timnya. Satu gol lain dibukukan Lionel Messi yang juga disuplai oleh Turan. 

Tampil di hadapan pendukung sendiri, Barcelona mendominasi jalannya pertandingan dengan 68 persen penguasaan bola.  Padahal Blaugrana hanya menampilkan beberapa pemain utama sebagai starter.



Sisanya diisi oleh para pemain pelapis yang sebelumnya tidak banyak mendapat menit bermain.Meski demikian, Barcelona tetap mampu menjadi tim berbahaya bagi Gladbach.
Arda Turan mengawali kegemilangannya pada laga ini dengan mempersembahkan assist bagi gol pertama tim yang dicetak Messi padamenit ke-16.

Messi scores his 10th goal this #UCL season. Only Cristiano Ronaldo has ever scored more goals in a single group stage (11 in 2015/16).
— Gracenote Live (@GracenoteLive) December 6, 2016

Pada sepanjang pertandingan, Barcelona memiliki total 14 kali percobaan yang delapan di antaranya tetap ke sasaran. Namun, skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Barcelona tidak terbendung lagi oleh Gladbach. 

Arda Turan menjadi bintang dengan mencetak tiga gol secara berturut-turut pada menit ke-50, ke-53, dan ke-67 memanfaatkan umpan silang Denis Suarez, Aleix Vidal, dan Paco Alcacer.
3 - @ArdaTuran is the third Turkish player to score a UCL hat-trick, but the first to do it for a non-Turkish team. Leonidas pic.twitter.com/3nZQo5193E


Sebelum pertandingan berakhir, beberapa peluang sempat di dapat Barcelona. Tetapi skor 4-0 menjadi penutup pertandingan.
Kemenangan ini membuat posisi Barcelona di puncak klasemen Grup C semakin kokoh dengan raihan 15 poin dari enam pertandingan.

Pada pertandingan lain di grup yang sama, pesaing terdekat Blaugrana, Manchester City, hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 dengan Celtic FC. (Verdi Hendrawan) 

Barcelona 4-0 Borussia Moenchengladbach (Lionel Messi 16', Arda Turan 50', 53', 67')
Barcelona (4-3-3): 13-Jasper Cillessen, 14-Javier Mascherano, 19-Lucas Digne, 23-Samuel Umtiti, 8-Andres Iniesta (12-Rafinha 61'), 7-Arda Turan (29-Marc Cardona 74'), 22-Aleix Vidal, 6-Denis Suarez, 21-Andre Gomes, 10-Lionel Messi, 17-Paco Alcacer
Pelatih: Luis Enrique

Borussia Moenchengladbach (4-2-3-1): 1-Yann Sommer, 24-Tony Jantschke, 5-Tobias Strobl, 4-Jannik Vestergaard, 14-Nico Schulz (19-Fabian Johnson 59'), 3-Andreas Christensen, 30-Nico Elvedi, 28-Andre Hahn, 27-Julian Korb, 10-Throgan Hazard (11-Raffael Caetano 72'), 8-Mahmoud Dahoud (6-Christoph Kramer 59')
Pelatih: Andre Schubert

(AZS)